PASANGKAYU, Sulawesiterkini.net – Kementerian Pertanian (Kementan) berikan penghargaan kepada PT. Tanjung Saranan Lestari (TSL).
Diketahui PT. TSL merupakan anak perusahaan PT Astra Agro Lestari (AAL) Areal Celebes 1, bergerak diindustri perkebunan Kelapa sawit di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar).
PT TSL meraih penghargaan eksportir komoditas pertanian merupakan perusahan penghasil Crude Palm Oil (CPO) turunan sawit dan minyak goreng sawit.
Penghargaan diberikan Kementan berupa piagam kepada PT TSL, kategori eksportir CPO dengan kontribusi terbesar dalam mewujudkan gerakan tiga kali lipat ekspor pertanian (Gratieks) Karantina Pertanian (KP).
Penyerahan piagam Gratieks diserahkan Wakil Menteri Menteri (Wamentan) Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi saat rapat koordinasi (rakor) Gratieks komoditas pertanian di kantor Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Sulawesi Barat di Kabupaten Mamuju pada Senin, 30 januari 2021.
Ia mengatakan, peran strategis Kementan dalam mendukung percepatan pembangunan pertanian di Sulawesi Barat, salah satunya dengan program Gratieks.
“Gratieks merupakan program unggulan Kementan kepada seluruh pemangku kepentingan agribisnis untuk melakukan gerakan bersama meningkatkan ekspor pertanian tiga kali lipat demi menopang perekonomian Indonesia,” kata Harvick dalam keterangan tertulisnya.
Menurutnya, capaian ekspor komoditas pertanian Sulawesi Barat tahun 2022, sebesar Rp5,61 triliun, sedikit menurun 21,4% dibanding tahun 2021 mencapai Rp 7,1 Triliun.
“Ini dikarenakan adanya wabah pandemi Covid-19 serta kebijakan sementara pemerintah melarang ekspor CPO,” tutur Harvick.
Dirinya menjelaskan, rakor ini guna mengevaluasi capaian pelaksanaan program dimaksud dan berharap dapat bersama-sama membangun pertanian Sulawesi Barat.
“Saya mengajak jajaran pemerintah di Sulawesi Barat, pelaku usaha dan petani dan peternak untuk aktif serta partisipatif pada kegiatan ini agar kita mampu mencapai target kita bersama,” jelas Harvick.
Sementara Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat, Akmal Malik menyatakan, Sulawesi Barat memiliki potensi pertanian yang luar biasa.
“Sulbar memiliki potensi pertanian luar biasa. Namun dukungan infrastrukturnya masih biasa-biasa saja. Kami berharap ke depan, Sulbar memiliki pelabuhan yang dapat menghubungkan perdagangan ke wilayah Jawa dan sekitarnya,” ujarnya.
Terpisah Community Development Officer (CDO) PT Tanjung Sarana Lestari, Hermanto Rudi ucapkan terima kasih kepada Kementan atas piagam penghargaan diberikan kepada PT TSL selaku eksportir terbesar turunan sawit yaitu CPO di Sulawesi Barat.
“Penghargaan diterima PT TSL ini atas capaian seluruh karyawan perusahaan, sehingga target manejemen dapat tercapai,” ucap Rudi di Pasangkayu, Kamis (02/02/2023).
ia juga ucapkan terima kasih kepada pimpinan yang selalu mensuport karyawan dalam bekerja, sehingga PT TSL kembali meraih penghargaan Gratieks komoditas pertanian ini.
“Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh jajaran karyawan PT TSL dengan capaian ini, semoga menjadi motivasi untuk lebih baik lagi kedepan,” pungkasnya. (Nis/Er)





Komentar