PASANGKAYU, Sulawesiterkini.net – Plh. Pasi Ops Dim 1427/Pasangkayu, Lettu Inf. Rusli, hadiri sosialisasi moderasi beragama di Aula SMA 1 Pasangkayu, kelurahan Pasangkayu, kecamatan Pasangkayu, kabupaten Pasangkayu, Sabtu (08/06/24).
Kegiatan yang digelar oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kabupaten Pasangkayu ini mengangkat tema ‘Implementasi nilai-nilai moderasi beragama’
Hadri pula pada kesempatan tersebut antaranya, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra, H. M. Yunus, Alsam, Kepala Kemenag Pasangkayu, Muh. Hatta, Kasat Binmas, Iptu Ludiy Anto, Ketua FKUB Pasangkayu, Jabaruddin Rowar dan sejumlah Siswa SMA 1 Pasangkayu.
Kepala Kemenag Pasangkayu, Muh Hatta, dalam penyampaiannya mengatakan, moderasi beragama merupakan modal berharga bagi kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara. Moderasi beragama adalah sesuatu yang dinamis yang dapat berubah sesuai dengan perilaku para pendukungnya.
Oleh karena Itu lanjut Muh. Hatta, perilaku para pemimpin agama, para pendidik, memegang peranan penting dalam menjaga iklim tetap kondusif.
“Melalui kegiatan in diharapkan seluruh siswa dapat belajar bagaimana beradaptasi dengan baik, saling menghargai, menghormati, guna menghindari perilaku intoleran,” ujarnya.
Dikesempatan yang sama, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra, HM Yunus, Alsam, menturkan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para siswa tentang pentingnya moderasi beragama dalam konteks masyarakat yang semakin beragam dan kompleks. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya radikalisme dan intoleransi dikalangan generasi muda.
Ia juga mengapresiasi FKUB Pasangkayu atas inisiatifnya menggelar sosialisasi ini, sehingga diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfa’at yang besar bagi para siswa dalam memahami esensi beragama yang modern dan toleran.
“Kedepan, kegiatan seperti ini diharapkan lebih inovatif dan ditingkatkan, sehingga para siswa dapat menjadi agen moderasi beragama dalam menciptakan kedamaian bagi daerah kabupaten Pasangkayu,” harapnya.
Terpisah, Plh. Pasi Ops Dim 1427/Pasangkayu, Lettu Rusli, berharap kegiatan ini dapat membangun paragdigma berfikir para siswa tentang pentingnya menjaga dan menghormati keberagaman.
Sebab, kabupaten Pasangkayu merupakan ‘Indonesia Mini’ dengan beragam Budaya, Suku dan Agama yang harus dijaga bersama, sehingga tercipta kehidupan yang rukun dan damai.
“Kita berharap generasi muda dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga kondusifitas daerah, sehingga kabupaten Pasangkayu dapat berkembang cepat dan maju,” tandasnya. (Erwin)





Komentar