PASANGKAYU, Sulawesiterkini.net – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasangkayu, Muh. Zain Machmoed, S.Sos secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Digitalisasi Layanan Kepegawaian Melalui SIASN dan Bimbingan Teknis Peningkatan Kualitas Implementasi Sistem Merit Aparatur Sipil Negara.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Aula Hotel Mutiara Pasangkayu, Kamis (17/04/25).
Hadir pada kesempatan tersebut antaranya, Kepala Bidang Informasi Kepegawaian Kantor Regional IV BKN Makassar, Muhammad Rofiq Amri, S.STP.,M.Si, Auditor Manajemen ASN Ahli Madya Kantor Regional IV BKN Makassar, Dr. Mareny Manatar Septalina, SE, M.Si. Kepala BKPSDM Pasangkayu, Andi Baso, S.Sos.,M.AP, serta para peserta Bimtek peningkatan kualitas implementasi sistem merit Aparatur Sipil Negara.
Dalam sambutnnya, Sekda Pasangkayu, Muh. Zain Machmoed menyampaikan bahwa di era transformasi digital ini, kecepatan, efisiensi, dan transparansi menjadi tuntutan utama.
Pemerintah melalui berbagai kebijakan dan programnya, terus mendorong digitalisasi dalam pelayanan publik sebagai bagian dari aparatur negara.


ASN dituntut untuk terus beradaptasi dan berinovasi agar bisa memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.
Lebih jauh Zain memaparkan bahwa digitalisasi bukan hanya soal penggunaan teknologi semata, tetapi juga menyangkut perubahan pola pikir dan budaya kerja, ASN harus mampu bertransformasi menjadi sosok yang kreatif, dan kolaboratif.
Salah satu platform digital yang baru diluncurkan oleh pemerintah yakni ASN digital. Sistem ASN digital yang di dalamnya terdapat berbagai layanan seperti layanan seleksi CASN, layanan individu ASN serta layanan manajemen ASN, anda semua sudah mengakses ASN digital di mana setiap ASN wajib melakukan aktivasi MFA.
“Melalui digitalisasi kita dapat memperkuat integritas, akuntabilitas serta meningkatkan efisiensi birokrasi. Maka dari itu, mari kita jadikan digitalisasi sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas kerja dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah Kabupaten Pasangkayu yang genap berusia 22 tahun,” terangnya.
Sejalan dengan itu, penerapan sistem merit menjadi landasan utama dalam manajemen ASN, sistem merit memastikan bahwa setiap keputusan dalam pengelolaan SDM aparatur baik itu rekrutmen, promosi, dan rotasi hingga pengembangan kompetensi dilakukan berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja setiap ASN itu sendiri.
“Saya mengajak seluruh peserta sosialisasi dan Bimtek hari ini untuk bersama-sama menjadi pelopor transformasi digital di instansi masing-masing. Mari kita wujudkan birokrasi yang dinamis, adaptif, dan berdaya saing menuju Indonesia emas 2025,” tutupnya. (Er)





Komentar