POLMAN, Sulawesiterkini.net – Kini masyarakat Dusun Mampie, Desa Galeso, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) cemas terhadap abrasi. Beberapa bangunan rumah warga dan saung wisata pantai terancam tersapu gelomban laut.
Melihat Kondisi tersebut, Danramil 1402-02/Wonomulyo Kapten Inf. Poniman bersama Camat Wonomulyo serta masyarakat setempat, melakukan gotong royong membuat tanggul sementara dari karung yang berisi pasir, Kamis (24/04/19)
“Sebanyak 300 karung yang sudah disiapkan untuk digunakan sebagai tanggul penangkis air laut pasang, dipinggir jalan sepanjang kurang lebih 50 meter, ” ungkap Danramil.
Danramil juga menjelaskan, bahwa sejak sore kemarin Dandim 1402/Polmas letkol. Arh Dedi Setia Arianto telah menginstruksikan kepada Koramil Wonomulyo, agar melakukan pemantauan situasi gelombang laut dan melakukan kerja bhakti untuk pembuatan tanggul.
”Ini perintah Dandim kemarin sore, agar kami melakukan koordinasi dengan Camat, kepala Desa serta masyarakat, guna melakukan kerja bhakti membuat tanggul darurat ini sebagai antisipasi sementara, ” jelasnya.
Sementara itu, Yusrie salah seorang warga Mampie menyampaikan terima kasih kepada TNI, khususnya Babinsa Koramil Wonomulyo Jajaran Kodim 1402/Polmas, atas kepeduliannya terhadap masyarakat dalam mencegah abrasi.
“Setidaknya kehadiran TNI dan beberapa pihak ke Mampie, membuat masyarakat bisa tersenyum karena merasa diperhatikan dan ini adalah salah satu bukti bahwa TNI sangat dekat dengan rakyat, ” tutur Yusrie. (Zik/ST)





Komentar