oleh

Sinergitas Pemda Dan Kadin Dorong Ekonomi Sulbar

MAMUJU, Sulawesiterkini.net – Dalam upaya mendorong pembangunan ekonomi di Sulbar, tentunya sangat dibutuhkan adanya sinergi antara Pemerintah daerah (Pemda) dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin).

“Sinergi sangat dibutuhkan, agar bisa bersama-sama mengawal pembangunan, khususnya mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulbar”, Kata Hamzah Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Setda Pemprov Sulbar saat membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) ke- IV Kadin Sulbar di Hotel Maleo Town Square (Matos) Mamuju, Jumat, (06/03/20).

Disampaikan, Sulbar memiliki banyak potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi. Namun, hingga saat ini hanya lebih didominasi oleh sektor pertanian, kelautan, perikanan, serta kehutanan.

“Diharapkan Kadin bersama Pemda serta seluruh komponen lainnya, dapat mengawal seluruh potensi SDA yang ada”, tutur Hamzah.

Menyambut perpindahan Ibu Kota Negara di Penajam Paser Utara Kaltim, lanjut Hamzah, mesti dihadapi bersama oleh seluruh komponen di Sulbar, dengan mengambil peran dan persiapan diri yang matang.

“Peran Pemda dan Kadin dapat mengantisipasi perpindahan Ibu Kota. Sebab, Sulbar akan menjadi penyangga Ibu Kota Negara nantinya, sehingga betul-betul dapat melayani seluruh kebutuhan di Ibu Kota”, pungkasnya.

Ketua Kadin Pusat Rosan Perkasa Roeslani, juga mengatakan, sinergi antara Pemda dan Kadin serta pemangku kepentingan lainnya, memang sangat penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

“Kolaborasi, komunikasi dan sinergi sangat penting, apalagi saat ini dengan adanya virus corona dari China itu sangat berdampak pada pertumbuhan ekonomi kita”, kata Roeslani.

Ia menjelaskan, China merupakan mitra dagang terbesar Indonesia. Analisanya, jika ekonomi China turun 1,5 persen akibat virus corona, maka ekonomi Indonesia pun akan turun sebanyak 0,3 persen.

“Kita ketahui virus corona bermula dari Cina. Impor kita dari China kurang lebih sebanyak 26 persen dan ekspor kita ke China 16,7 persen. Diperkiran oleh Bank Dunia, ekonomi Cina tahun ini yang mestinya enam persen, turun menjadi 4,5 persen. Kalau ekonomi China turun, maka akan berdampak pada ekonomi kita”, tutupnya (mhy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *