PASANGKAYU, Sulawesiterkini.net – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-113 Kodim 1427/Pasangkayu tahun 2022 dilaksanakan didua desa yakni Kalukunangka dan Wulai terus digenjot.
Dalam menuntaskan salah satu program andalan TNI AD sehingga dapat segera dinikmati masyarakat, para Satgas TMMD terus berjibaku menyelesaikan tahap demi tahap sasaran fisik yang telah ditentukan.
Namun, kesulitan air serta kondisi medan yang dilalui untuk mengangkut berbagai material menuju ke sasaran, juga menjadi tantangan tersendiri bahkan dianggap biasa bagi Satgas TMMD 113 Kodim 1427/Pasangkayu. Sebab, mereka sebagai prajurit TNI telah terbiasa ditempa menghadapi kondisi apapun.
Dihadapkan pada kondisi demikian, para Satgas TMMD disela-sela istirahat sesekali mengisinya dengan bercanda sesama anggota maupun bersama warga sekitar untuk sekedar melepas lelah.

Tak hanya itu, tempat-tempat istirahat untuk melepas lelah seperti di bawah pohon kelapa, baring di tanah beralaskan rumput bahkan di atas gerobak lori pun dianggap kasur empuk bagi Satgas TMMD.
Seperti yang nampak pada salah satu personil Satgas TMMD, Praka Saiful. Ia terlihat berbaring di atas gerobak lori dengan keringat bercucuran sekedar melepas lelah disela-sela waktu istirahat pembuatan plat dekker di desa Wulai, kecamatan Bambalamotu, Senin (16/05/22).
Butiran keringat bercucuran itu merupakan salah satu tanda pengabdian tulus seorang prajurit TNI kepada negara dan rakyat dalam upaya menuntaskan program fisik TMMD, sehingga dapat segera dinikmati dan dimanfa’atkan masyarakat.
Praka Saiful usai melepas lelah mengaku, berbaring di atas gerobak lori merupakan hal biasa bagi dirinya sebagai prajurit TNI yang telah ditempa diberbagai medan dan cuaca.
“Saat menjalankan tugas di lapangan, semua tempat istirahat akan dianggap sama dan nyaman bagi seorang prajurit TNI”, tuturnya sambil melepas senyum. (Er)





Komentar