PASANGKAYU, Sulawesiterkini.net –
Dalam melaksanakan program TMMD, Prajurit TNI tak hanya dituntut menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga harus mampu menyatu dengan masyarakat. Sebab, TNI adalah prajurit yang lahir dari, oleh dan untuk rakyat.
Keakraban serta kekompakan TNI AD, khususnya personil Satgas TMMD 113 Kodim 1427/Pasangkayu dengan warga semakin kuat saat mengerjakan plat dekker di desa Wulai, kecamatan Bambalamotu, kabupaten Pasangkayu.
Hal di atas merupakan bukti kemanunggalan TNI dan Rakyat. Tak hanya itu, ketika berjibaku mengerjakan plat dekker, mereka sama-sama menunjukkan sikap ringan sama dijinjing berat sama dipikul. Bahkan kerap bercanda sekedar melepas lelah disela-sela istirahat.
Komandan Kelompok (Dan Po) Serka Abdul Halim, disela-sela istirahat mengakui warga sekitar sangat antusias membantu Satgas TMMD dalam menyelesaikan pembangunan Plat Dekker.
“Sejauh ini kehadiran TNI melalui program TMMD, sangat direspon positif oleh masyarakat sekitar bahkan dianggap keluarga”, terang Serka Abdul Halim, Rabu (18/05/22).
Hal senada juga disampaikan salah satu Satgas TMMD, Serda Bambang, bahwa dukungan masyarakat terhadap program TMMD sangat jelas terlihat. Sebab, pembangunan yang dilaksanakan TNI saat ini adalah kebutuhan prioritas masyarakat di wilayah ini.
“Melalui program TMMD ini, kemanunggalan TNI dan Rakyat semakin dipupuk”, ujar Serda Bambang.
Sementara salah seorang warga bernama Saleh yang membantu TNI bekerja, mengaku sangat senang dengan dilaksanakannya program TMMD di desanya.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih karena melalui program TMMD ini, plat dekker yang selama ini dibutuhkan dapat dibangun untuk kelancaran aktivitas warga sehari-hari”, tandasnya dibarengi dengan teriakan “betul” dari warga lain yang ikut bekerja. (Er)





Komentar