PASANGKAYU, Sulawesiterkini.net – Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Pasangkayu bekerjasama dengan Kodim 1427/Pasangkayu menggelar kegiatan Hari Anak Nasional (HAN) dengan tema “Anak Terlindungi Indonesia Maju”.
Giat ini dilaksanakan di pantai Palapi Tenggo, desa Karya Bersama, kecamatan Pasangkayu, kabupaten Pasangkayu, Minggu (24/07/22).
Hadir dalam kegiatan antaranya, Kadis P2KBP3A Pasangkayu, Suri Fitriah, S.Sos, M.Si, Pasi Ops Dim 1427, Letda Inf. Faisal Jaya, Staf Khusus Bupati Bagian Sosial Budaya, Uksin Djamaluddin, Plh. Danramil 1427-01, Serka Abd. Halim, beberapa Personil Kodim dan Penyukuh KB, para Kepala Dusun serta sejumlah anak desa Karya Bersama.
Kadis P2KBP3A, Suri Fitriah, dalam sambutannya mengatakan bahwa giat ini berdasar pada penetapan Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli melalui Keputusan Presiden (Kepres) nomor 44 Tahun 1984 tentang Hari Anak Nasional.
“Melalui tema ‘Anak Terlindungi, Indonesia Maju’ diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan anak-anak, karena menjaga generasi penerus sangat penting bagi masa depan Indonesia,” ucap Suri Fitriah.
Lanjut Suri Fitriah, selain memiliki tujuan tertentu, peringatan hari anak nasional juga memiliki tujuan lain yaitu, menjaga kesehatan fisik dan psikis anak-anak setelah pandemi Covid-19, mendorong segala lapisan masyarakat untuk turut aktif membantu tumbuh kembang anak sebagai generasi penerus bangsa, mendorong terwujudnya Indonesia Layak Anak (IDOLA) 2030, menghilangkan kekerasan terhadap anak-anak dan menurunkan angka pekerja anak.
Tak hanya itu, kata Suri Fitriah, Kemen-PPPA RI juga mengajak masyarakat dan anak-anak selalu mematuhi prokes, memperhatikan gizi anak, dan tumbuh kembang anak, baik jasmani maupun rohani.
“Melalui giat ini, kami mengimbau para remaja agar berani menyuarakan, mengkampanyekan atau menolak pernikahan pada usia anak yang akan berdampak buruk bagi kesehatan reproduksi saat melahirkan,” harapnya.
Sementara Pasi Ops Dim 1427, Letda Inf. Faisal Jaya menegaskan bahwa pihaknya akan selalu mendukung kegiatan dinas P2KBP3A, terlebih saat ini TNI merupakan bapak asuh dalam pencegahan masalah Stunting.
“Tema HAN tahun ini sangat strategis untuk mengingatkan dan membuka paradigma berfikir anak-anak untuk tetap mengekspresikan diri sesuai dengan siklus pertumbuhannya,” tuturnya.
Dengan demikian, lanjut Letda Inf. Faisal Jaya, ke depan generasi ini menjadi anak yang memiliki masa depan yang baik, dengan pengawalan, pendampingan serta perlindungan dari orang tua.
“Orang tua memiliki peran penting untuk mendorong anak-anak agar memiliki prestasi lebih baik, unggul serta akhlak terpuji,” pungkasnya. (Er)





Komentar