oleh

Peringatan Hari Pahlawan, Pasi Pers Dim 1427/Pasangkayu Bertindak Sebagai Perwira Upacara

PASANGKAYU, Sulawesiterkini.net – Pada momen upacara peringatan hari pahlawan ke -77 tahun ini, Pasi Pers Dim 1427/Pasangkayu, Letda Inf. Bahar Talatta, dipercaya menjadi Perwira Upacara.

Sementara bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Bupati Pasangkayu, H. Yaumil Ambo Djiwa dan Komandan Upacara dilaksanakan oleh Ipda Canra Boike Ombong.

Pelaksanaan upacara hari pahlawan yang dilaksanakan di halaman kantor Bupati Pasangkayu ini, dihadiri sejumlah unsur Forkopimda dan Kepala OPD.

Para peserta upacara lainnya terdiri dari 1 Peleton Personil Kodim 1427/ Pasangkayu, 1 Peleton Personil Polres Pasangkayu, 1 Peleton Personil Sat Pol PP, 3 Peleton ASN Pasangkayu dan 1 Peleton pelajar SMP.

Peringatan hari pahlawan tahun ini mengangkat tema “Pahlawan ku Teladan ku”.

Dikesempatan itu, Bupati Pasangkayu, H. Yaumil Ambo Djiwa, SH, membacakan amanat Menteri Sosial RI yang isinya, bahwa kemerdekaan ini tidaklah datang begitu saja. namun memerlukan perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa dari pendahulu negeri ini. Seperti yang diketahui dalam sejarah perjuangan 10 November 1945 di Surabaya yang kemudian ditetapkan sebagai hari Pahlawan.

“Hari Pahlawan kiranya tidak hanya sekedar diingat dan diperingati secara seremonial, namun bagaimana kita dapat mengambil makna yang terkandung di dalamnya. Perjuangan dan pengorbanan para pahlawan diharapkan dapat menginspirasi serta memotivasi kita mengisi kemerdekaan”, ujar Kemensos dalam amanatnya yang dibacakan Yaumil.

Lanjutnya, setiap orang dapat berperan sesuai kemampuan, keahlian, dan keterampilan masing-masing untuk memberikan kontribusi bagi bangsa sebagai wujud pahlawan masa kini. Hal ini sebagaimana tema hari Pahlawan ke-77 yakni “Pahlawan ku Teladan ku”.

“Pada masa lalu kita berjuang dengan mengangkat senjata, maka sekarang kita berjuang melawan berbagai permasalahan bangsa, seperti kemiskinan, bencana alam, narkoba, paham-paham radikal dan termasuk berjuang melawan dampak pandemi covid-19 yang telah berlangsung selama lebih dari dua tahun,” paparnya.

Lebih jauh dikatakan, melalui semangat “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”, bangsa Indonesia diharapkan dapat melaksanakan Peringatan hari Pahlawan ke-77 ini dengan khidmat dan tidak kehilangan makna. Bahkan dapat memberikan energi tambahan untuk menggugah kesadaran segenap elemen bangsa untuk terus bersatu mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta membantu sesama tanpa memandang sekat-sekat perbedaan.

Sebab, jika setiap insan masyarakat Indonesia memiliki kesadaran dan kemauan untuk mengimplementasikan semangat dan nilai kepahlawanan, maka hal tersebut dapat menjadi salah satu modal untuk membangun bangsa.

Tak hanya itu, Kemensos dalam amanatnya, berharap kepada masyarakat juga dapat turut berpartipasi dan menggaungkan semangat dan nilai kepahlawanan dengan berbagai kegiatan.

“Mari kita jadikan momentum hari pahlawan ini untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, saling menghargai satu sama lain dan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang bermanfa’at bagi kemajuan bangsa dengan bersama-sama menjadi Pahlawan masa kini yang dapat dimulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan sekitar dan seterusnya. Semoga dengan semangat dan nilai-nilai kepahlawanan sebagai inspirasi di dalam setiap langkah kehidupan kita,” tutup Yaumil mengakhiri amanat Kemensos. (Er)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *