oleh

Melalui Vicon, Satuan Jajaran Korem 142/Tatag Gelar Rapat TMMD ke-43 Dengan Wakasad

PASANGKAYU, Sulawesiterkini.net – Satuan Jajaran Korem 142/Tatag menggelar rapat Paripurna TMMD ke-43 dengan Wakil Staf Angkatan Darat (Wakasad), Mayjen TNI Agus Subyanto, SE, M.Si.

Pelaksanaan rapat ini dilakukan melalui Vidio Conference (Vicon) di aula Makorem 142/Tatag, kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (24/11/22).

Hadir pada kegiatan antaranya, Danrem 142/Tatag, Brigjen TNI. Farouk Pakar, S.Pd. M. Han, Kasi Ter Kasrem 142/Tatag, Kolonel Arm Iron Prasetyo S.Sos, M.Tr, Dandim Polmas/1402, Letkol Czi Masni Etha Yanuriandhi, Dandim Mamasa/1428, Letkol Inf Stevi Palapa, Dandim 1427/Pasangkayu, Letkol Inf Rachmat Yunus, S.Sos, Kapenrem, Mayor Inf. I Nyoman Darma Sugita, Wakil Ketua DPRD Sulbar, Abdul Halim serta para Pejabat Pemrov. Sulbar dan Kabupaten.

Wakil Staf Angkatan Darat, Mayjen TNI Agus Subyanto, SE., M.Si saat pimpin rapat menyampaikan sambutan KASAD, Jendral TNI Dudung Abdulrachman mengatakan, bahwa TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan salah satu wujud operasi bakti TNI yang terintegrasi dan terpadu lintas sektoral, guna meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal atau 3T TMMD, melalui penerapan budaya gotong royong.

“Adapun sasaran TMMD adalah fisik dan non fisik yang bernilai stragis dan outcome dari aspek kesejahteraan dan pertahanan,” jelasnya.

Dikesempatan itu, KASAD melalui Wakasad juga berterima kasih kepada Bupati, Kemen/LPNK, dan mitra TNI yang telah mendukung kegiatan TMMD. Program TMMD perlu di pertahankan, dipelihara dan ditingkatkan.

Lanjutnya, TMMD berbentuk fisik merupakan komitmen bersama guna membantu pemerintah dalam percepatan pembangunan di daerah untuk kesejahteraan rakyat.

Sementara TMMD non fisik merupakan sarana untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan serta kecintaan terhadap NKRI dan ideologi Pancasila.

Selain itu, ia juga meminta memperhatikan nilai strategis dalam menentukan sasaran TMMD sebagai upaya terbentuknya ketahanan negara.

“TNI harus selalu berada di tengah-tengah rakyat dan menjadi solusi dalam mengatasi kesulitan rakyat,” pungkasnya. (Er)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *