PASANGKAYU, Sulawesiterkini.net – Dalam rangka memperingati hari Juang Kartika TNI AD ke-77, Kodim 1427/Pasangkayu gelar berbagai kegiatan sosial dibeberapa tempat.
Giat sosial itu antaranya, donor darah, sunatan massal dan do’a bersama lintas agama dilaksanakan aula serbaguna Makodim 1427/Pasangkayu, Rabu (14/12/22).
Dikesempatan itu, Letkol Inf. Rachmat Yunus juga ikut berpartisipasi mendonorkan darahnya, sebagai wujud kepedulian terhadap sesama.
Dihari yang sama Letkol Inf. Rachmat Yunus didampingi beberapa Perwira menyasar desa Karya Bersama, untuk memberikan bingkisan kepada anak yang mengalami Stunting (kekurangan asupan gizi).
Nampak kehadiran Dandim disambut hangat warga setempat dan mereka ucapkan terima kasih sekaligus mengajak orang nomor satu di Kodim 1427/Pasangkayu itu untuk foto bersama.
Selanjutnya Dandim 1427 menuju ke Pondok Pesantren (Ponpes) Abuhuraerah di desa Ako, guna bersilaturahmi sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim.
Kedatangan orang nomor satu di Kodim 1427/Pasangkayu ini, juga disambut hangat oleh Pimpinan Ponpes Abuhuraerah beserta para Santri, sembari diajak keliling untuk melihat situasi dan kondisi sekitar Ponpes.



Dikonfirmasi usai kegiatan, Dandim 1427/Pasangkayu, Letkol Inf. Rachmat Yunus, S.sos mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD, khususnya Kodim 1427/Pasangkayu dalam membantu masyarakat.
Lanjut Dandim, seperti donor darah misalnya, ini untuk membantu ketersediaan darah yang akan didonorkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Pada giat kali ini, kita berhasil mengumpulkan kurang lebih 55 kantong darah. Sementara untuk sunatan massal diikuti 20 orang anak,” terang Rachmat Yunus.
Lebih jauh ia mengungkapkan, giat ini juga salah satu bukti sinergitas TNI dengan pemerintah dalam membatu tim kesehatan/medis terhadap ketersediaan darah untuk dimanfa’atkan bagi masyarakat, terutama di wilayah satuan Kodim 1427/Pasangkayu,” terang Dandim.
Dijelaskan pula bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dari momentum hari Juang Kartika TNI AD ke-77, bertujuan membangkitkan spirit dalam membantu sesama, sekaligus menumbuhkan sikap gotong royong sebagai bagian dari budaya yang harus dipertahankan.
“Dengan dilaksanakannya sejumlah kegiatan sosial ini, diharapkan kemanunggalan TNI dan rakyat semakin kuat. Sebab, TNI lahir dari, oleh dan untuk rakyat,” ujar Dandim.
Sementara itu kata Dandim, untuk kegiatan pemberian bingkisan pada anak yang mengalami stunting, ini juga wujud kepedulian sekaligus sinergitas program KASAD dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasangkayu melalui dinas P2KBP3A.
“Ke depan kita akan terus bekerja keras dengan Dinas P2KBP3A untuk menekan angka stunting di Kabupaten Pasangkayu,” tuturnya.
Kemudian lanjut Dandim, pemberian santunan kepada anak yatim di Ponpes Abuhurerah tadi, juga merupakan kepedulian pihaknya sekaligus memberikan dukungan dan semangat kepada para Santri untuk terus belajar demi meraih cita-cita yang diharapkan.
“Kunjungan ke Ponpes Abuhuraerah juga dalam rangka silaturahmi sekaligus meminta do’a dari anak yatim untuk keberkahan bagi Kodim 1427, sehingga para Personil dapat menjalankan tugasnya dengan selamat dan maksimal,” tutupnya. (Er)





Komentar