PASANGKAYU, Sulawesiterkini.net – Warga Kelurahan Bambalamotu, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu (Sulbar) dihebohkan dengan adanya ternak mati mendadak.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Pasangkayu, Hasrida Syuaib, yang dikonfirmasi di ruanganya, membenarkan bahwa adanya hewan ternak kambing mati mendadak di Bambalamotu. Namun hal tersebut telah ditangani oleh Tim Paramedik Veteriner (Paravet) Puskeswan Randomayang, guna dilakukan pemeriksaan dan penyelamatan.
“Berdasarkan laporan Tim Paravet yang menangani hewan tersebut, bahwa ada 14 ekor kambing yang terbaring lemas dan dari jumlah tersebut, hanya 4 ekor yang berhasil diselamatkan, ” tutur Hasrida Syuaib, Rabu (23/01/19).
Lebih lanjut Hasrida Syuaib, menjelaskan, bahwa pihaknya belum bisa memberikan keterangan yang pasti, penyebab kematian ternak tersebut. Berdasarkan keterangan masyarakat setempat, sebelum terkapar, puluhan rombongan kambing berlarian dari tanggul sungai Bambalamotu yang padat akan rerumputan serta disekitarnya ada tanaman Palawija milik Petani setempat dan melintas di lapangan sepak bola, kemudian terkapar dekat kuburan.
Ia menambahkan, kesadaran masyarakat yang memiliki ternak di Pasangkayu ini masih minim. Seharusnya ternak itu dikandangkan karena dikhawatirkan akan menjadi pengganggu aktivitas masyarakat setempat.
“Harapan ke depan, Perda nomor 3 tahun 2010, tentang Pengawasan dan Penertiban Hewan, mesti digenjot sosialisasinya dan menerapkan sanksi tegas bagi yang melanggar, ” harap Hasrida Syuaib.
Sementara menurut salah seorang Staf Peternakan, Nur Fajri Rosna, yang ikut mendampingi Tim Paravet menjelaskan, bahwa pada kambing yang masih hidup, telah disuntikan Anti Biotik (Colibact) dan Vitamin B-Kompleks, untuk langkah awal penyembuhan. Selain itu, telah diambil sampel dari organ kambing yang mati untuk diteliti penyebabnya.
“Tim telah mengambil sampel (Isi Rumen) pada usus untuk diteliti dan telah dikirim ke Balai Besar Peteriner Maros. Hasilnya ditunggu paling lambat satu minggu ke depan, ” jelasnya. (Er/ST)





Komentar