PASANGKAYU, Sulawesiterkini.net – Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan stakeholder terkait tahapan pelaksanaan pilkada 2020, di ruang rapat bupati, Selasa (21/07/20).
Legiatan ini juga dihadiri Wakil Bupati Muhammad Saal, anggota KPU Pasangkayu, Alamsyah, Ketua Bawaslu Pasangkayu, Ardi Trisandi, unsur pimpinan Forkopimda, para asisten dan sejumlah kepala OPD.
Dikesempatan tersebut Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa menyampaikan beberapa penekanan terkait pelaksanaan tahapan pilkada yang tengah berlangsung, agar pilkada yang rencananya dihelat desember nanti berlangsung aman dan lancar.
Yang ia tekankan terutama masalah akurasi data pemilih. Kata dia, penyelenggara Pemilu harus melibatkan semua elemen di proses Pencocokan dan Penelitian (Coklit), agar data pemilih benar-benar valid.
“Akurasi data pemilih bukan hanya tanggung jawab KPU, tapi tanggung jawab semua pihak. KPU harus membangun koordinasi dengan pemerintah desa dan dusun dalam memvalidasi data pemilih. Kalau bisa data DP4 (Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu) di tempel ditempat-tempat umum, agar semua bisa melihat dan mengoreksi”, tuturnya.
Lanjutnya, ke akurasian data pemilih di pilkada ini sangat penting. Sebab, tensi dan animo masyarakat dalam memilih calon pemimpinnya diyakini berbeda dibanding saat pilpres dan pileg lalu.
“Data pemilih ini selalu saja menjadi masalah saat pemilu sebelum-sebelumnya. Saat pilkada nanti kita tidak ingin data pemilih jadi masalah lagi. Antusiasme pemilih di pilkada nanti pasti sangat tinggi”, ungkapnya.
Dikesempatan itu pula, Agus Ambo Djiwa juga mengingatkan penyelenggara agar benar-benar memperhatilan protokol kesehatan dalam menjalankan setiap tugasnya. Sebab saat ini Pasangkayu kembali ke zona merah Covid-19. (Er)









Komentar