Luwu Utara, Sulawesiterkini.net – Warga yang ada di pengungsian desa Radda dan desa Meli, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara dari awal sudah mendapat pasokan air bersih dari PMI yang dibantu oleh personel TNI AD.
Mekanisme pembagian air bersih disalurkan secara bergiliran setiap hari di tempat-tempat penampungan sekitar tenda pengungsi yang telah disiapkan, seperti yang terlihat ketika petugas Tim Wash TDB banjir bandang bersama personel TNI AD membagi air ke penampungan.
Dihubungi lewat via handphone, Koordinator Tim Wash TDB Banjir Bandang Luwu Utara PMI, Muhammad Supriadi mengatakan, setiap hari pihaknya menyuplai air bersih ke 3 titik pengungsi yakni di desa Radda, desa Meli dan di Kota Masamba, (08/08/20).
“Setiap hari kami menggunakan 9 armada pengangkut air bersih ke tempat pengungsi dan setiap armada memuat 5000 liter”, terang Muhammad Supriadi.
Sambungnya, rata-rata pihaknya menyuplai air bersih 95 ribu liter per hari karena terkadang sampai 3 kali dalam satu hari mengantar pasokan air ke pengungsi.
Ia jug menjalaskan, setiap operasi bencana maupun non bencana, pihaknya selalu bersama-sama dengan TNI AD, saling membantu di lapangan dan hal ini membuktikan bahwa TNI lahir dari dan untuk rakyat.
“Aktivitas kami di lapangan selalu dibackup oleh TNI, yakni membantu menyuplai air bersih dan makanan di pengungsian”, ucapnya.
Selain itu, jika armada truk pihaknya yang mengangkut air bersih atau pun makanan tenggelam di lumpur, maka yang membantu itu adalah TNI.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar prajurit TNI AD atas kerjasamanya selama ini”, pungkas Muhammad Supriadi mengakhiri percakapan. (*)







Komentar