oleh

Sosialisasi APAPO Dan Layanan Eazy Passport, Berikut Penjelasannya

PASANGKAYU, Sulawesiterkini.net – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Mamuju Sulawesi Barat menggelar sosialisasi Aplikasi Pendaftaran Antrian Paspor Online (APAPO) dan layanan Eazy Passport.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di salah satu hotel di kota Pasangkayu, Rabu (12/08/20).

Kegiatan yang dibuka oleh Sekkab Pasangkayu, DR. Firman ini dihadiri unsur Forkopimda dan perwakilan dari berbagai OPD.

Dalam sambutannya, Sekkab Pasangkayu, DR. Firman, mengapresiasi dan amat merespon kegiatan tersebut. Mengingat Pemkab Pasangkayu memiliki program umrah gratis bagi warganya. Dengan APAPO, pengurusan paspor bagi peserta umrah bisa semakin mudah.

“Minat warga pasangkayu untuk menjalankan ibadah umrah pun begitu tinggi. Saya harap program ini terus ditingkatkan, agar warga Pasangkayu tidak repot lagi ke Mamuju untuk mendapatkan paspor”, harapnya.

Ket Foto : Kadiv Imigrasi Kanwil Kemenkumham Sulbar, Wishnu Daru Fajar, saat menjelaskan APAPO dan Layanan Eazy Passport

Ia juga menyebutkan, hadirnya APAPO di lingkup kantor Imigrasi merupakan bentuk respon terhadap perkembangan teknologi informasi saat ini. Terlebih dimasa Pandemi Covid-19 yang menuntut hampir semua aktivitas dilakukan secara online.

“Transformasi digital bukan lagi pilihan tapi merupakan keharusan. Semua lembaga harus siap menerapkan, jika tidak, ia akan tersisih. Pemkab Pasangkayu pun sudah tiga tahun terakhir telah menerapkan pelayanan berbasis elektronik”, ujarnya.

Sementara Kadiv Imigrasi Kanwil Kemenkumham Sulbar, Wishnu Daru Fajar, yang didampingi Kasi Teknologi Informasi dan Komunikasi Imigrasi Mamuju, Moh. Machdi Cahyadi, menjelaskan, kegiatan ini merupakan upaya kantor Imigrasi Mamuju dalam memperkenalkan APAPO, guna mempermudah pemohon paspor, terutama yang jauh dari Mamuju.

“Ini merupakan inovasi baru sebagai bentuk upaya jemput bola yakni dengan menghampiri kantong-kantong pemohon paspor yang ada, baik di perumahan, komunitas atau pun kantor-kantor pemerintahan”, terangnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, bahwa untuk permohonan Eazy Paspor dilakukan melalui surat, kemudian akan dilakukan pendaftaran, penjadwalan dan input data secara online oleh pihak imigrasi.

“Untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas, kami memberikan keluasan kepada masyarakat untuk memilih waktu, hari dan kantor imigrasi mana yang diinginkan untuk melayani mereka”, jelas Wishnu Daru Fajar.

Selain itu, pihaknya juga berharap, agar masyarakat semakin memanfaatkan teknologi informasi yang telah diluncurkan.

“Upaya ini juga menghindari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Sebab, dengan modul pendataftaran secara online ini, akan mengurangi pertemuan antara pemohon paspor dengan petugas imigrasi”, pungkasnya.

Untuk diketahui bahwa kegiatan ini diakhiri dengan kuis dan pemberian hadiah kepada peserta pemenang kuis. (Er)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *