PASANGKAYU, Sulawesiterkini.net – Dandim 1427/Pasangkayu, Letkol Inf. Novyadi, SE, menghadiri rapat kerja Gebernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar dengan Pemkab Pasangkayu di ruang pola kantor Bupati Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, Selasa (02/11/21).
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bupati Pasangkayu, H.Yaumil Ambo Djiwa, Ketua DPRD Provinsi Sulbar, Hj. St Suraidah Suhardi, Sekprov, Dr. H Muhammad Idris, MSi, Wabub Pasangkayu, DR. Hj. Herni, S.Sos, M.Si, Komandan Pangkalan TNI AL Mamuju, Letkol Marinir A. Temmy Irawan, M.Sc. CHRMP, Kapolres Pasangkayu, AKBP Didik Subiyakto, SH, Sekda Pasangkayu, Firman dan beberapa pejabat lainnya.
Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, menyampaikan bahwa rapat ini merupakan agenda sinkronisasi dan harmonisasi program pembangunan antara Pemerintah Provinsi dengan kabupaten serta percepatan penanganan dan pencegahan penyebaran covid-19.
“Atas nama Pemprov, saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemkab dan masyarakat pasangkayu atas sinergitas dan kerjasama yang telah terbangun selama ini. Semoga segala kontribusi dalam pembangunan, dapat semakin meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sulbar, khusnya di kabupaten Pasangkayu”, ucap Ali Baal Masdar.
Lebih jauh ia memaparkan, tantangan pembangunan saat ini cukup besar diantaranya menyangkut masalah kemiskinan, pengangguran, angka stunting yang masih tinggi, infrastruktur yang belum optimal dan berbagai permasalahan lainnya yang membutuhkan dukungan dan kerjasama dari semua pihak.
“Saat ini, kita juga masih berjuang dalam upaya mengatasi pandemi covid-19, yang telah mengakibatkan dampak yang sangat besar terhadap beberapa sektor diantaranya kesehatan, sektor ekonomi dan sosial. Pandemi covid-19 juga sangat mempengaruhi berbagai pencapain target pembangunan yang kita rencanakan”, terangnya.
Lanjut Ali Baal Masdar, dalam upaya percepatan pembangunan, Pemprov Sulbar telah menyusun beberapa program strategis guna peningkatan perekonomian khususnya pada masa pandemi covid 19. Berbagai program strategis tersebut antara lain: pengembangan kedelai berskala luas, dengan hektar target sekitar 40.000 tersebar di enam kabupaten.
Peningkatan produksi kakao, kopi, dan kelapa dalam, yang nantinya didukung oleh pembangunan industri pengolahan hasil perkebunan untuk komoditas kakao, bekerjasama dengan kementerian investasi – pengembangan perikanan tangkap dan perikanan budidaya, salah satunya di kabupaten pasangkayu yang memiliki potensi perikanan yang sangat besar. Pengembangan peternakan sapi dan kambing.
“Kondisi saat ini telah menunjukkan perkembangan yang cukup baik, dimana berbagai capaian pembangunan sudah mulai mengalami peningkatan. Diantaranya, telah membaiknya pertumbuhan ekonomi pada tahun 2021 yaitu tumbuh sebesar 5,4 persen, hal itu menandakan bahwa pemerintah telah berupaya dengan baik dalam melakukan pemulihan ekonomi akibat dampak dari pandemi covid-19, yang dilakukan melalui intervensi sektor kesehatan, ekonomi dan bantuan sosial, serta program vaksinasi yang berjalan lancar di seluruh kabupaten”, jelas Ali Baal Masdar.
Ia menambahkan bahwa angka kemiskinan juga dapat diturunkan menjadi 11,29 persen. Demikian halnya dengan tingkat pengangguran juga mengalami penurunan menjadi 3,28 persen. Hal ini merupakan sebuah pencapaian yang cukup baik tengah tantangan pandemi covid-19″, ujarnya.
Sementara Bupati Pasangkayu, Yaumil Ambo Djiwa, dalam pemyampaiannya bahwa pandemi covid-19 telah mambawa krisis global yang dahsyat sepanjang sejarah umat manusia. Menghadapi kondisi tersebut, Pemkab Pasangkayu telah melakukan bernagai upaya dalam mengatasi kesulitan ekonomi masyarakat dan menekan angka positif covid, seperti penyaluran bantuan sembako, penegakkan Prokes, percepatan vaksinasi dan lain-lainnya.
“Berdasarkan data dari satuan tugas covid 19 sampai saat ini realisasi pelaksanaan imunisasi vaksin covid 19 di kabupaten pasangkayu dari total jumlah sasaran yakni 145 351 jiwa, telah terealisasi untuk dosis 1 sejumlah 59.646 (atau 41%) dan dosis 2 sejumlah 39.208 (atau 27%) sedangkan total jumlah vaksin yang telah diterima adalah 113 730 dosis, dengan uraian jenis sinovac 88 422 dosis, astrazeneca 14. 220 dosis, moderna 11.088 dosis”, urai Yaumil.
Melalui kesempatan tersebut Bupati Pasangkayu berharap dukungan Pemprov dalam upaya pemulihan ekonomi akibat dampak dari pandemi covid-19 melalui sinergitas program-program antara Pemprov Sulbar dan Pemkab Pasangkayu. (Er)







Komentar