PASANGKAYU, Sulawesiterkini.net – Danramil 1427-03/Baras, Kapten Inf. Hasan, menghadiri Musyawarah Pokja Kampung KB yang digelar oleh Dinas P2KBP3A kabupaten Pasangkayu di Dusun Limua, Desa Dapurang, Kecamatan Dapurang, Kabupaten Pasangkayu, Senin (29/11/21).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kadis P2KBP3A, Suri Fitriah, juga dihadiri Ketua BPD Dapurang, Darlia, Kades Dapurang, Hasan, Babinsa Koramil1427-03/Baras, Serda Pasong dan para Kepala Dusun.
Dikesempatan tersebut, Kadis P2KB3A Pasangkayu, Suri Fitriah, menyampaikan bahwa program pembangunan keluarga melalui penarapan 8 fungsi keluarga adalah upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan melibatkan seluruh masyarakat yang ada di desa maupun Pemdes, sehingga tercipta keluarga kecil yang berkualitas.
Sambungnya, hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga tidak menjadikan bantuan dari pemerintah sebagai tujuan akhir, masyarakat diharapkan dapat mandiri sehingga dapat berkontribusi positif terhadap pembangunan.
“Edukasi dan ajak masyarakat agar mau memanfaatkan pekarangan atau lahan tidur yang selama ini dibiarkan terbengkalai dengan menanam tanaman yang dapat membantu pemenuhan gizi keluarga, sekaligus membantu kebutuhan ekonomi dimasa pandemi Covid-19”, ucap Suri Fitriah.
Selain itu, Suri Fitriah, juga mengajak seluruh yang hadir untuk mengedukasi masyarakat dengan merubah sikap, prilaku dan cara berfikir (mindset) mereka ke arah yang lebih baik untuk bersama-sama membangun lingkungannya, sehingga kampung yang tertinggal atau terbelakang dapat sejajar dengan kampung-kampung lainnya.
Sementara dikesempatan yang sama, Danramil 1427-03/Baras, Kapten Inf. Hasan, menuturkan bahwa untuk menjadikan Kampung KB sebagai wahana pemberdayaan masyarakat bukanlah sesuatu yang mustahil.
Menurutnya, untuk mewujudkan harapan tersebut tidak cukup hanya dengan membuat kesepakatan atau komitmen di atas kertas, namun perlu ketekunan, kesabaran, kebersamaan serta kerja keras yang diaplikasikan dalam wujud nyata.
“Kita semua berharap kampung KB ini dapat menjadi miniatur atau potret dari sebuah desa yang di dalamnya terdapat keterpaduan dari program pembangunan Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga yang disinergikan dengan program pembangunan sektor terkait yang dilaksanakan secara sistemik dan sistematis”, pungkas Kapten Hasan. (Er)









Komentar