oleh

Kapolres Pasangkayu Dampingi Wartawan Yang Takut Jarum Suntik Saat Divaksin

PASANGKAYU, Sulawesiterkini.net – Sejauh ini kemitraan yang dibangun antara Polres Pasangkayu dan Insan Pers terus berjalan harmonis, baik terkait pemberitaan kegiatan Polres maupun sinergitas dalam menuntaskan vaksinasi di wilayah kabupaten Pasangkayu.

Tak hanya melakukan peliputan terkait vaksinasi, semua wartawan di kabupaten Pasangkayu juga harus tervaksin untuk membuktikan dukungan terhadap program vaksinasi yang tengah digalakkan Pemerintah.

Namun, disela-sela bincang santai antara pihak Polres Pasangkayu dan Insan Pers saat coffee morning di Mapolres Pasangkayu, ternyata masih terdapat 2 (dua) orang wartawan yang belum menerima vaksinasi, Rabu (12/01/22).

Disela-sela bincang santai tersebut, dua orang wartawan itu mengungkapkan beberapa alasannya sehingga tidak mau divaksin, salah satunya yakni takut dengan jarum suntik.

Menyikapi hal tersebut, Kapolres Pasangkayu, AKBP Didik Subakyanto, SH, langsung memanggil Tim Vaksinator untuk memberikan vaksinasi terhadap dua orang wartawan itu, sekaligus mendampingi mereka sehingga tidak khawatir ketika divaksin.

“Jangan takut, saya sendiri yang akan mendampingi kalian berdua. Insya Allah akan baik-baik saja”, ucap Didik dengan nada canda.

Seketika suasana tersebut menjadi meriah disertai canda tawa dari seluruh personil Polres Pasangkayu dan wartawan yang hadir saat coffee morning, sebagai dukungan atas tindakan dan perhatian Kapolres.

Ketfot : Suasana canda saat salah seorang wartawan divaksin

Sementara itu, dua orang wartawan bernama Edison dan Jamaluddin mengaku merasa lega setelah divaksin.

“Suatu kehormatan bagi saya karena saat proses vaksinasi berjalan, langsung didampingi dan mendapat pelukan hangat dari Bapak Kapolres”, tutur Edison dengan nada bangga.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Polres Pasangkayu, khususnya Kapolres yang begitu tulus memberikan perhatian, sehingga dirinya dapat melalui proses vaksinasi dengan tenang, yang selama ini menjadi momok yang menakutkan baginya.

“Alhamdulillah, akhirnya saya lalui juga. Terima kasih bapak Kapolres dan rekan-rekan seprofesi atas supportnya”, tandasnya. (Er)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *