PASANGKAYU, Sulawesiterkini.net – Babinsa Koramil 1427-03/Baras, Serda Jemi Yehezkiel bersama Serda Hardiman laksanakan pendampingan kegiatan program kencana dan percepatan penurunan angka Stunting di dusun Ika Utama, desa Saptanajaya, kecamatan Duripoku, kabupaten Pasangkayu.
Kegiatan yang digelar oleh Dinas P2KBP3A ini dipimpin langsung oleh Kadis P2KBP3A kabupaten Pasangkayu, Suri Fitriah, S.sos, M.Si, didampingi Kepala Desa dan beberapa pejabat dinas terkait lainnnya, Rabu (28/09/22).
Dikesempatan itu, Kadis P2KBP3A, Suri Fitriah menyampaikan bahwa data stunting di wilayah kabupaten Pasangkayu cukup tinggi dan kini mencapai urutan ke empat (4) diseluruh Indonesia.
Olehnya itu lanjutnya, diperlukan peran aktif semua pihak dalam mencegah pernikahan pada usia anak. Sebab, data pernikahan usia anak di Sulawesi Barat menempati urutan Pertama (1) diseluruh Indonesia.
“Kami dari dinas P2KBP3A mengapresiasi Kodim 1427/Pasangkayu, khusunya para Babinsa di wilayah tugasnya, yang selama ini telah membantu dalam upaya pendampingan percepatan penurunan angka stunting di kabupaten Pasangkayu,” ucap Suri Fitriah.
Selain itu, ia juga menghimbau seluruh Penyuluh KB untuk lebih aktif lagi dalam melaksanakan edukasi terkait dampak pernikahan usia anak kepada masyarakat di wilayah masing-masing.
“Kami harap kepada Instansi terkait untuk terus bersinergi dalam upaya penurunan angka stunting di kabupaten Pasangkayu ini, sehingga capaian target mendapat hasil yang maksimal,” harapnya.
Sementara ditemui terpisah, Babinsa Serda Jemi Yehezkiel mengungkapkan, pihaknya siap dan akan terus membantu P2KBP3A dalam upaya menekan angka stunting yang tinggi di kabupaten pasangkayu, khususnya di wilayah tugasnya.
“Sesuai arahan bapak Dandim, kami sebagai Babinsa tentunya siap mendampingi sekaligus membantu P2KBP3A untuk mengedukasi masyarakat, sehingga pernikahan usia anak tidak terjadi lagi,” pungkasnya. (Er)





Komentar