PASANGKAYU, Sulawesiterkini.net – Gedung STKIP Tomakaka Tiwikrama, terletak di jalan Muh. Hatta, kelurahan Pasangkayu, kecamatan Pasangkayu, kabupaten Pasangkayu, diresmikan Bupati Pasangkayu, H. Yaumil Ambo Djiwa, SH, Kamis (08/12/22).
Bupati Pasangkayu, Yaumil Ambo Djiwa saat persemian didampingi, Dandim 1427/Pasangkayu, Letkol Inf. Rachmad Yunus, S.sos, Presiden Direktur Tomakaka Group, Drs H. Ahmad Taufan, Ketua Yayasan Tomakaka Tiwikrama School, Dr. Tri Sulkanain Ahmad, Ketua STKIP Tomakaka Tiwikrama Pasangkayu, Iskandar, Kadis Kominfopers Pasangkayu, Suhardi, SPd dan beberapa pejabat lainnya.
Ketua STKIP Tomakaka Tiwikrama Pasangkayu, Iskandar dalam laporannya memaparkan, berdasarkan hasil kajian Akademik, rapat Senat Yayasan dan rapat Senat STKIP Tomakaka Tiwikrama pada tahun 2019, maka yayasan sebagai penyelenggara pendidikan menyepakati dan menyetujui melakukan relokasi STKIP Tomakaka Tiwikrama yang semula beralamat di kabupaten Majene pindah ke kabupaten Pasangkayu.
“Tepat pada tanggal 15 Oktober 2019, Yayasan Tomakaka Tiwikrama School mengajukan permohonan ke kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia untuk mendapatkan izin perpindahan lokasi STKIP Tomakaka Tiwikrama dari kabupaten Majene ke kabupaten Pasangkayu. Lalu, sebanyak 12 Tim dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia melakukan Visitasi di kabupaten Pasangkayu terkait kelayakan Perguruan Tinggi di kabupaten Pasangkayu,” terangnya.
Lanjut Iskandar, tepat pada tanggal 08 Desember 2020 berdasarkan keputusan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dengan nomor 1072 / M / 2020, maka STKIP Tomakaka resmi berada di kabupaten Pasangkayu dan mengelola 2 program studi yaitu Pendidikan Bahasa Indonesia dan Pendidikan Bahasa Inggris.
Sementara itu, jumlah Dosen yang terdaftar pada STKIP Tomakaka Tiwikrama hingga saat ini yaitu, Pendidikan Bahasa Indonesia 41 orang dan Pendidikan Bahasa Inggris 27 orang. Secara keseluruhan dosen STKIP Tomakaka Tiwikrama berjumlah 68 orang.
Lebih jauh Iskandar menjelaskan, jumlah Mahasiswa yaitu Pendidikan Bahasa Indonesia sebanyak 527 orang dan Pendidikan Bahasa Inggris sebanyak 231 orang. Secara keseluruhan mahasiswa STKIP Tomakaka Tiwikrama berjumlah 758 orang yang tersebar ditiga wilayah perkuliahan yakni, kampus I berada di Pasangkayu, kampus 2 di desa Benggaulu dan Kampus 3 di Banawa Selatan kabupaten Donggala.
Sambungnya, sebagaimana diketahui di kampus STKIP Tomakaka Tiwikrama telah ada 4 angkatan yakni, angkatan 2019, 2020, 2021 dan 2022. Khusus angkatan 2019 telah melaksanakan program KKN dan tahun depan akan dilaksanakan wisuda pertama di Pasangkayu, kemudian untuk angkatan 2020 saat ini sedang melaksanakan program PPL disejumlah sekolah di kabupaten Pasangkayu.
“Dengan diresmikannya kantor dan ruang kelas ini, proses perkuliahan akan menjadi semakin efektif dan berjalan dengan baik dan kami berharap ada perhatian dari Pemkab Pasangkayu agar kampus ini dapat semakin berkembang kedepannya,” harapnya Iskandar.
Dikesempatan yang sama, Ketua Yayasan Tomakaka, DR. Tri Sulkarnain Ahmad SE, MM, ucapkan terima kasih kepada Bupati Pasangkayu karena telah memberi izin mendirikan STKIP Tomakaka Tiwikraman di kabupaten Pasangkayu.
“Semoga dengan berdirinya kampus ini tercipta SDM berkualitas dan kita bisa bersinergi dalam setiap kegiatan positif untuk kemajuan kabupaten Pasangkayu,” ucapnya.
Hal senada juga disampaikan Presiden Direktur Universitas Tomakaka, Drs. H. Ahmad Taufan, bahwa berdirinya kampus ini merupakan wujud nyata sinergitas memajukan dunia pendidikan di kabupaten Pasangkayu.
“Mudah-mudahan ke depan kampus yang berdiri di kabupaten Pasangkayu ini dapat berkembang dan maju,” tuturnya.
Sementara Bupati Pasangkayu, H. Yaumil Ambo Djiwa SH, dalam sambutannya, ucapkan terima kasih dan selamat telah diresmikannya gedung STKIP Tomakaka Tiwikrama di kabupaten Pasangkayu, dengan harapan menjadi perguruan tinggi yang mampu menciptakan generasi cerdas, unggul dan berkualitas.
Lanjut Yaumil, salah satu upaya untuk mewujudkan hal tersebut ialah melalui proses pendidikan yang menyeluruh dan terencana, sistematis, berkelanjutan. Proses pendidikan inilah yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas SDM, baik pada masa sekarang, maupun yang akan datang.
“Kita menyadari bahwa lembaga-lembaga pendidikan di tanah air, khususnya di daerah kita ini, baik jenjang pendidikan sekolah dasar, menengah maupun perguruan tinggi, masih memerlukan peningkatan. Peningkatan itu tidak saja sarana dan prasarananya, tetapi juga kurikulum, metedologi, sistem evaluasi, termasuk kualitas tenaga pendidikan yang menjadi ujung tombak era globalisasi,” ujarnya.
Dengan berdirinya STKIP Tomakaka Tiwikrama ini merupakan salah satu wujud nyata komitmen kita memanjukan dunia pendidikan di kabupaten Pasangkayu.
“Saya atas nama pemerintah daerah menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada Yayasan Tomakaka atas hadirnya STKIP Tomakaka Tiwikrama di kabupaten Pasangkayu. Semoga tercipta generasi berkualitas, cerdas dan berakhlak mulia,” tutup Yaumi. (Er)





Komentar