oleh

Kodim 1427 Bersama BKKBN Sulbar Salurkan Paket Sembako Kepada Keluarga Beresiko Stunting

PASANGKAYU, Sulawesiterkini.net – Kodim 1427/Pasangkayu bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulbar, menyalurkan bantuan paket sembako bagi anak stunting dan keluarga beresiko stunting.

Giat ini dilaksanakan di halaman kantor desa Karya Bersama dan Posyandu Berlian, kecamatan Pasangkayu, kabupaten Pasangkayu, Jum’at (06/01/22).

Hadir pada kegiatan antaranya, Kepala Perwakilan BKKBN Sulbar, Nur Yamin, Pasi Ops Kodim 1427, Letda Inf. Jaya Faisal, Danramil 1427-01, Letda Inf. Andi Malik, Kades Karya Bersama, Rahmanuddin, Ketua Pemberdayaaan KB Pasangkayu, Widodo, Pendamping BKKBN Pasangkayu, Herliah serta Personil Kodim lainnya.

Usai kegiatan, Pasi Ops Dim 1427, Letda Inf. Jaya Faisal mengatakan, giat ini merupakan wujud sinergitas TNI bersama BKKBN sebagai upaya bersama dalam mengatasi stunting, khususnya di wilayah kabupaten Pasangkayu.

“Dalam mengukur keberhasilan program ini, kami terus melakukan pemantauan terkait penyaluran bantuan sehinga tepat sasaran, dengan menunjuk para Danramil jajaran Kodim Pasangkayu, para Babinsa masing-masing wilayah untuk memonitoring perkembangan kesehatan ibu dan anak, sekaligus mengedukasi pentingnya memperhatikan makanan layak konsumsi, baik bagi balita maupun ibu yang sedang mengandung dan menyusui,” terangnya.

Lanjut Jaya Faisal, program ini merupakan salah satu fokus TNI dan BKKBN untuk menekan tingginya angka stunting sekaligus menjawab tantangan pemerintah dalam menciptakan generasi emas yang bebas stunting.

“Paket bantuan yang diberikan antaranya, beras 5 liter, minyak Goreng 1 liter, gula pasir 1 kg dan susu kaleng 1 buah,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Perwakilan BKKBN Sulbar, Nur Yamin menuturkan, BKKBN Sulbar dan Kodim 1427/Pasangkyu, bekerjasama dengan Yayasan Langkah Hati Indonesia (YLHI), menggandeng para donatur di kabupaten Pasangkayu, untuk memberikan perhatian khusus terhadap warga binaannya yang memiliki anak beresiko stunting.

Ia berharap program ini dapat membantu keluarga beresiko stunting dalam memberikan asupan gizi yang baik terhadap balita dan anak.

“Bantuan yang telah disalurkan akan dicatat dan dilaporkan sebagai pertanggung jawaban kepada para donatur atau Bapak Asuh Anak Stanting, pungkasnya. (Erwin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *