PASANGKAYU, Sulawesiterkini.net – Dinas P2KBP3A kabupaten Pasangkayu melalui tim Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) lakukan pendampingan terhadap seorang pelajar SMA yang mengalami tindakan kekerasan/pengeroyokan.
Diketahui seorang pelajar SMA tersebut dikeroyok oleh dua orang siswi SMP, tepatnya di alun-alun kota Pasangkayu beberapa waktu lalu.
Kasubag Kepegawaian/Tim P2TP2A, Nurasia, ditemui di ruangannya mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya terus mengawal kasus tersebut sekaligus pendampingan terhadap korban.
“Kami terus mengawal dan memberikan pendampingan psikologis dalam hal ini trauma healing pada korban, pemulihan psikologis pada trauma yang timbul akibat kejadian dan hal-hal negatif yang dialami,” tutur Nurasia, Rabu (01/02/23).

Ia juga menyampaikan bahwa kasus ini telah ditangani Unit PPA Polres Pasangkayu untuk pemeriksaan lanjutan.
Ia berharap, lingkungan keluarga memperhatikan pola asuh, pendidikan, pengawasan anak terhadap penggunaan teknologi informasi maupun pengaruh konten negatif.
“Kami berharap lingkungan keluarga terus mengawasi ketat perkembangan pergaulan anaknya serta meminta aksi nekat ini tidak ditiru oleh pelajar lainnya,” pungkasnya. (Erwin)





Komentar