oleh

Apresiasi Keterlibatan Semua Pihak Tekan Stunting, Aulia Yaumil Kembali Imbau Kader PKK Bergerak Maksimal

PASANGKAYU, Sulawesiterkini.net – Dalam menekan angka stunting, Tim Penggerak PKK kabupaten Pasangkayu terus bergerak melakukan berbagai upaya dengan memaksimalkan peran PKK desa dan Dasawisma.

Kali ini, TP PKK kabupaten Pasangkayu mendukung Dinas Ketahanan Pangan Sulawesi Barat (SulBar) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan menu makanan keluarga Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) berbasis sumber daya pangan lokal untuk penurunan stunting.

Kegiatan dilaksanakan di Aula kantor camat Bambalamotu, kabupaten Pasangkayu, Senin (05/06/23).

Hadir pada kegiatan antaranya, Ketua TP PKK Sulbar, Ninuk Triyanti Zudan, SH.MH, didampingi Ketua TP PKK Pasangkayu, Hj. Aulia Yaumil, Camat Bambalamotu, Ferdi, S.Sos, Danramil 1427-02/Bambalamotu, Kapten Inf Ismail, para Kepala Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, para Kepala Dusun serta ibu-ibu PKK se-kecamatan Bambalamotu.

Ketua TP PPK SulBar, Ninuk Triyanti Zudan, SH.MH, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membekali para kader PKK agar dapat memahami dengan baik teori maupun penerapan menu makanan keluarga B2SA, sehingga dapat disampaikan kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.

“Penerapan menu makanan keluarga B2SA ini ialah sebagai upaya mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas, agar bayi dan anak mendapat asupan gizi yang baik, sehingga pencegahan dini kasus stunting dapat maksimal,” terangnya.

Dikesempatan yang sama, Ketua TP PKK kabupaten Pasangkayu, Aulia Yaumil, mengapresiasi semua pihak yang telah terlibat dalam upaya penurunan stunting di kabupaten Pasangkayu dan berharap terus bergerak bersama dalam pencegahan dini stunting.

“Saat ini kita harus terus bergerak bagaimana menekan jumlah stunting sedini mungkin, salah satunya dengan mensosialisasikan penerapan menu makanan keluarga B2SA,” harap Aulia.

Menurutnya, menu makanan yang kurang gizi akan menghambat tumbuh kembang anak dan mempengaruhi perkembangan otak, sehingga tingkat kecerdasannya menjadi tidak maksimal.

Olehnya itu, ia mengajak semua pihak untuk terus bergerak sekaligus mengimbau kader PKK bekerja maksimal dalam menekan stunting di kabupaten Pasangkayu.

“Penanganan stunting ini merupakan PR bersama, agar kita melakukan upaya-upaya lebih keras lagi sehingga harapan mewujudkan zero stunting di kabupaten Pasangkayu dapat tercapai,” pungkasnya.

Dikesempatan tersebut, Ketua TP PKK SulBar, Ninuk Triyanti Zudan, SH.MH, memberikan bantuan kepada keluarga beresiko stunting untuk asupan penambahan gizi bagi anak. (Erwin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *