oleh

Canangkan Program Oke GaS, Tiga Desa Jadi Sasaran Utama Dinas P2KBP3A Pasangkayu

PASANGKAYU, Sulawesiterkini.net – Grafik angka stunting tahun 2024 ini naik dibawah 2 persen dari capaian tahun 2023 kemarin.

Naiknya grafik angka stunting tersebut karena partisipasi masyarakat dalam berposyandu cukup rendah, sehingga Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Pasangkayu, canangkan program Oke GaS (Cegah Stunting).

“Saat ini kami lakukan treatment khusus untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat datang ke posyandu,” ujar Kepala Dinas P2KBP3A, Kabupaten Pasangkayu, Suri Fitriah, saat ditemui di ruangannya, Selasa, (23/04/2024).

Ia juga menungkapkan, tahun 2023 kemarin angka stunting di kabupaten Pasangkayu 22 persen dan paling kecil presentasinya dari semua kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat.

Namun awal tahun 2024 ini naik persentasenya, sehingga target yang diberikan oleh pemerintah pusat 14 persen, itu belum bisa dicapai.

“Untuk jumlah angka stunting terbanyak itu di desa Kalola, desa Bambakoro dan desa Bulu Parigi. Sehingga tahun ini tiga desa tersebut menjadi lokus kami dengan program Oke GaS” terang Suri Fitriah.

Program OKE GaS ini berbasis pemberdayaan dengan mengikut sertakan masyarakat agar memiliki peran penting dalam menurunkan angka stunting.

“Selain stunting, pencegahan pernikahan anak pada usia dini juga akan kami genjot sosialisasinya, karena salah satu penyebab anak dikategorikan stunting itu dari pernikahan dini, dimana perempuan masih di bawah umur saat melakukan pernikahan,” terangnya.

Suri Fitriah, juga berharap peran serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk memberikan edukasi ke masyarakat, terkait pentingnya datang ke Posyandu. (As/Er)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *