oleh

Babinsa Serda Hardiman Hadiri MMD Di Desa Sipakainga

PASANGKAYU, Sulawesiterkini.net – Babinsa Koramil 1427-03/Baras, Serda Hardiman, menghadiri Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) di aula kantor Desa Sipakainga, Kecamatan Duripoku, Kabupaten Pasangkayu, Sabtu (26/03/22).

Musyawarah yang melibatkan UPT Puskesmas Duripoku ini membahas tentang tingkat kebersihan lingkungan, kesehatan masyarakat serta angka Stunting di Desa Sipakainga.

Giat yang dipimpin oleh Plt. Kades Sipakainga, Ridwan, juga dihadiri,
dr. Agita Rugaya Ridwan, Binmas Bripka Muh. Amin, Wakil Ketua BPD Desa Sipakainga, Andi Dawing, para Kepala Dusun serta Kader Posyandu dan Pos Bindu.

Dikesempatan tersebut Plt. Kades Sipakainga, Ridwan, menyampaikan bahwa tujuan utama MMD ialah untuk mengklarifikasi serta mencari solusi masalah yang berkembang di lingkungan masyarakat.

“Kepada seluruh peserta agar turut menyampaikan pendapat, sehingga bisa membantu dalam pemecahan permasalahan yang dihadapi”, ucapnya.
Dikesempatan yang sama, dr. Agita Rugaya Ridwan, memaparkan survey yang dilaksanakan di Desa Sipakainga oleh Bidan Desa dan Puskesmas, terkait kebersihan dan kesehatan secara umum hasilnya baik, walaupun masih terdapat beberapa kendala di lapangan.

“Melalui musyawarah ini semua kendala akan kita bahas dan carikan solusinya, sehingga ke depan diharapkan warga Desa Sipakainga semakin sehat”, tuturnya.

Sementara hasil survey yang dilakukan bagian Kesehatan Lingkungan Puskesmas Duripoku, Muna Arnita, SKM, memaparkan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), dimana masyarakat harus membudayakan hidup bersih dengan memperhatikan lima (5) pilar yaitu tidak melakukan BAB sembarangan, mencuci tangan dengan sabun, mengolah air minum dengan cara direbus, mengolah sampah di lingkungan sekitar serta menyiapkan aliran air limbah rumah tangga dengan baik.

Lanjut Muna Arnita, metode Community-Led Total Sanitation (CLTS) sebagai metode dalam program STBM ini dilakukan untuk program sanitasi yang paling cepat dan berkelanjutan dalam mengubah perilaku hygiene masyarakat, khususnya bagi mereka yang BAB sembarangan.

Sementara untuk masalah Stunting, kata Arnita, di wilayah desa Sipakainga terdapat 26 % dan itu urutan kedua tertinggi ditiap desa yang ada wilayah kerja Puskesmas Duripoku.

“Kami harap masyarakat lebih waspada terlebih dimusim penghujan, jika merasa sakit demam selama 3 hari 3 malam, segera dibawa ke Puskesmas untuk mendapat pengobatan lebih lanjut”, imbau Arnita.

Untuk diketahui bahwa adapun hasil musyawarah ini, Pemerintah Desa menekankan akan membantu masyarakat yang belum memiliki jamban, utamanya 5 KK yang ada di Dusun Kalikuma dan Dusun Papo.

Tak hanya itu, Pemerintah Desa juga akan membantu untuk memberikan bantuan Gizi dan Vitamin terkait data stunting yang sangat tinggi di desa Sipakainga. (Er)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *