oleh

Disela Motivasi Kader PKK di Sarudu, Tetiba Air Mata Aulia Yaumil Menetes Kenang Perjuangan KAPKP

PASANGKAYU, Sulawesiterkini.net – Ada momen haru saat Ketua TP PKK kabupaten Pasangkayu, Aulia Yaumil, Kunjungan Kerja (Kunker) di desa Sarudu, kecamatan Sarudu, Selasa (07/02/23).

Disela-sela memotivasi kader PKK, seketika Ketua TP PKK kabupaten Pasangkayu, Aulia Yaumil, terdiam dan meneteskan air mata.

Melihat peristiwa itu, sontak kader PKK dan warga yang hadir ikut menangis.

Setelah terdiam sejenak, Aulia Yaumil, lalu bertutur bahwa sulit baginya menepis ingatan lika liku perjuangan Komite Aksi Pembentukan Kabupaten Pasangkayu (KAPKP) ketika menginjakkan kaki di kantor desa Sarudu.

Betapa tidak, kantor desa Sarudu merupakan saksi bisu lahirnya ide maupun proses panjang perjuangan KAPKP yang masih melekat jelas dimemorinya.

“Mohon ma’af, saya tidak bermaksud ingin mendapat empati maupun menarik bapak dan ibu kemasa lalu. Namun, sulit bagi saya untuk tidak meneteskan air mata ketika menginjakkan kaki di tempat ini. Sebab, kantor desa ini menyimpan banyak kenangan bagi saya, utamanya proses perjuangan KAPKP,” terangnya.

Baginya, kantor desa Sarudu merupakan tempat sakral dan bersejarah. Di tempat inilah lahir ide-ide perjuangan pembentukan kabupaten sekaligus ia menyaksikan berbagai macam proses perjuangan bahkan ikut berjuang untuk pemekaran daerah ini.

Nampak Aulia Yaumil, mengusap air matanya, seakan bayangan masa-masa perjuangan tak mampu ditepisnya dari ingatan.

Tak ingin larut dalam kesedihan, Aulia Yaumil kembali memotivasi kader PKK, untuk meneladani semangat perjuangan KAPKP.

Sebab, semangat itu juga dapat diaplikasikan dalam mengemban misi percepatan penurunan stunting di kabupaten Pasangkayu, khususnya di desa Sarudu.

“Inilah proses hidup, inilah proses perjuangan. Teruslah semangat dan berjuang, baik untuk diri sendiri, daerah maupun masyarakat. Yakinlah bahwa proses perjuangan tidak akan mengkhianati hasil,” pungkasnya. (Erwin)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *